Diduga Perusahaan Pelaksana Proyek Pembangunan Gedung Kantor Agama Kota Pagar Alam, Diduga Tidak Mematuhi SOP K3, Ada Apa Set Manager Dedi Memperumpamakan Manusia Dengan Bebek

0 16

Diduga Proyek 24 Milyar, Perusahaan Pelaksana Proyek Pembangunan Gedung Kantor Agama Kota Pagar Alam, Diduga Tidak Mematuhi SOP K3, Ada Apa Set Manager Dedi Memperumpamakan Manusia Dengan Bebek

Pagar Alam || Tinta Rakyat Sumsel – Tentang Ketenagakerjaan mewajibkan bahwa Pemberi Kerja haruslah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan dan keselamatan kerja bagi tenaga kerja/buruh yang mereka pekerjakan.

Namum lain hal nya yang di lakukan oleh salah satu perusahaan yang melaksanakan pembangunan pada proyek pembangunan gedung kantor pengadilan agama kota pagar alam, terlihat para pekerja saat beraktivitas, para pekerja terlihat minim nya menggunakan alat pelindung diri atau APD.

Selain itu juga, dalam pembangunan gedung kantor pengadilan agama kota pagar alam ini terkesan kurang nya pengawasan, selain minim nya para pekerja menggunakan APD, pada pembangunan Tembok penahan tanah pada proyek ini diduga dikerjakan asal dan diduga tidak sesuai dengan spek, Terlihat pada balok beton yang di cor pada sisi atas TPT atau tembok penahan tanah, dicor sepotong sepotong dan bahkan, terlihat pada pembangunan TPT ini tidak menggunakan tulang beton atau besi, dan hal itu terlihat pada bagian-bagian dengan jarak tertentu.

Dan didalam pembangunan TPT ini, didapati juga ada beberapa potong besi dengan panjang kurang lebih 40cm yang di buat sedemikian rupa untuk menyerupai tulangan beton berbesi.

Selain itu juga pada pembangunan tembok penahan tanah ini diduga juga pada penggunaan pipa untuk suling atau resapan tanah yang di gunakan atau terpasang pada TPT ini diduga tidak menggunakan jenis pipa yang berstandar nasional indonesia atau SNI.

Saat di konfirmasi, Dedi selaku set manager pada proyek pembangunan gedung kantor pengadilan agama kota pagar alam menjelaskan sebenarnya terkait para pekerja yang menjalankan aktivitas kerja, kita selalu briping setiap pagi atau awal bekerja dan bagi para pekerja yang tidak menggunakan K3 atau alat pelindung diri atau APD, mereka tidak boleh bekerja, tapi cenderung mereka susah di arahkan, ujar Dedi kepada Media ditempat kerja nya selasa,17-Januari-2023

Dedi menambahkan, kembali ke personal nya, memang sulit membangun karakter orang lokal, istilah nya lebih baik ngarahin bebek daripada ngarahin orang,tegas nya

Selain itu juga, ditempat dan waktu yang sama, Agus selaku konsultan pada proyek pembangunan gedung kantor pengadilan agama kota pagar alam, membenarkan jika tembok penahan tanah itu tidak menggunakan tulangan beton, karena memang didalam RAB pada pekerjaan TPT tidak tercantum adanya tulang beton dan hal itu kita kerjakan berdasarkan inisiatip kita saja, dan juga hal itu kita kerjakan supaya terlihat sudah beres,ungkap agus.

Erik selaku pengawas juga menjelaskan, pada struktur pembangunan tembok penahan tanah, memang tidak ada tulangan beton, dan bahkan Erik menegaskan, untuk pipa yang digunakan pada Tembok Penahan Tanah seperti itu, dan lagian kan itu hanya untuk sulingan saja, imbuh nya

Dan didalam kawasan proyek ini pun , terlihat mobil dengan plat merah milik Ahmad Hidayat selaku kepala kantor pengadilan agama kota pagar alam.

Ahmad Hidayat menjelaskan terkait keberadaan nya di proyek pembangunan gedung kantor pengadilan agama ini, adalah dalam rangkah mengawasi serta melihat sampai sejauh mana progres nya.

Masih terang Ahmad Hidayat, proyek pembangunan gedung kantor pengadilan agama kota pagar alam ini, dana nya bersumber dari dana pusat atau Mahkama [email protected]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!